Bantu Percepatan Transformasi Digital di Indonesia, Hacktiv8 Buka Beasiswa untuk Perbanyak Data Scientist

Redaksi | 6 Oktober 2021 | 17:47 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Transformasi digital di Indonesia bertumbuh pesat sejak pandemi COVID-19 melanda. Hal ini didorong oleh perubahan aktivitas masyarakat yang lebih banyak dilakukan secara daring.

Namun bukan hanya itu saja, pemerintah saat ini juga tengah melakukan akselerasi transformasi digital dengan menyiapkan roadmap digital 2021-2024, yang fokus pada 4 sektor yakni infrastruktur, pemerintahan, ekonomi dan juga masyarakat digital. Melansir dari setkab.go.id, Presiden Jokowi mengatakan bahwa transformasi digital menjadi kunci agar UMKM dapat bersaing di pasar global.

"Kami melakukan ekspansi transformasi digital bagi jutaan UMKM di Indonesia. Transformasi digital akan membuka jalan bagi UMKM untuk memasuki pasar digital dan menjadi bagian dari rantai pasokan nasional dan global," kata Presiden Jokowi, dalam acara pembukaan Microsoft Developer Conference 2021 yang bertajuk "Accelerating Indonesia's Digital Economy".

Presiden Jokowi juga menegaskan baik UMKM maupun pemerintah harus lebih banyak melakukan pelatihan penggunaan teknologi digital. Jokowi menambahkan, percepatan digital di Indonesia membutuhkan partisipasi aktif dari komunitas digital, melalui investasi dalam pengembangan pusat data, percepatan program literasi digital dan pengembangan bakat digital.

Transformasi digital harus dibarengi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan memadai, khususnya di bidang Data Scientist. Sebagai upaya membantu langkah pemerintah tersebut, Hacktiv8 membentuk program beasiswa bertajuk “Indonesia Urgently Need Data Scientists” 

"Mengikuti instruksi dan semangat digital transformation dari pak Presiden Joko Widodo, kami tergerak untuk membuat program beasiswa demi menumbuhkan lebih banyak data scientist bagi Indonesia," ujar Juventia Vicky, President of Hacktiv8 Indonesia dalam keterangannya pada Sabtu (24/9/2021).

Sebagai informasi, Hacktiv8 adalah online rapid education program yang berfokus mencetak talenta digital ahli dan kompeten seperti: Programmer, Data Scientist, dengan Full Time Program dan Professional Development. Kurikulum Hacktiv8 juga disesuaikan dengan kebutuhan industri teknologi masa kini, untuk mempersiapkan SDM yang siap bekerja. Oleh sebab itu, Hacktiv8 bekerjasama dengan lebih dari 250 Hiring Partner yang siap merekrut lulusan Full Time Program, berikut diantaranya beberapa startup bergengsi seperti: Investree, Loket, Sirclo, Xendit, sehingga mampu membantu para lulusannya mendapat pekerjaan setelah lulus.

Dalam program beasiswa ini, Hacktiv8 mengundang para talenta yang tertarik dengan data science untuk berpartisipasi. Dana senilai Rp 500 juta telah disiapkan oleh Hacktiv8 untuk 20 murid yang tertarik berkarir sebagai Data Scientist.

"Kami menyediakan total beasiswa Rp 500 juta bagi anak-anak bangsa yang memiliki minat dan potensi terhadap profesi data scientist. Tentunya akan ada serangkaian proses seleksi yang kita harapkan dapat membantu kita untuk mendapatkan kandidat yang tepat," lanjut Juventia.

Proses seleksi beasiswa akan meliputi seleksi secara langsung melalui acara MasterClass Hacktiv8 yang diadakan pada tanggal 13-15 Oktober 2021, serta dapat diikuti oleh siapa saja melalui pendaftaran di link https://my.hacktiv8.com/prmasterclass. Melalui acara MasterClass Hacktiv8, selain berkesempatan memperoleh beasiswa, peserta akan belajar mengolah data mentah menjadi informasi yang tertata rapi dan membuat dashboard untuk visualisasi data. 

Program beasiswa ini terbuka bagi anak-anak muda dengan latar pendidikan apapun. Nantinya, akan ada 10 generasi muda terpilih setiap batch untuk menjadi Data Scientist yang bermutu melalui program beasiswa oleh Hacktiv8. Meski diadakan secara online, Hacktiv8 akan melakukan pemberian materi melalui penyediaan mentor full time, sehingga murid akan mendapatkan bimbingan secara interaktif. 

Program Beasiswa Hacktiv8 ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memperbanyak Data Scientist di Indonesia Begitu pula membuka peluang untuk generasi muda. Begitu pula prospek karir Data Scientist sangat menjanjikan di masa depan. Data Scientist dibutuhkan oleh banyak perusahaan di berbagai sektor seperti perbankan, pendidikan, kesehatan transportasi dan logistik, media, olahraga dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, menurut data dari Glassdoor, Data Scientist di Indonesia memiliki pendapatan rata-rata sampai 12 juta rupiah karena kelangkaan dan banyaknya permintaan untuk SDM tersebut.

Di era digital ini, perusahaan-perusahaan digital membutuhkan posisi ini dalam pengelolaan data untuk mendorong efisiensi bisnis. Menurut laporan Forbes yang dikeluarkan pada 2020 lalu, memperkirakan profesi Data Scientist dan Data Analytics akan meningkat dari 364 ribu lowongan menjadi lebih dari 2,7 juta.

Namun untuk Indonesia sendiri, profesi Data Scientist masih terbilang langka karena belum banyak SDM yang berpengalaman dan menguasai data science. Sedangkan menurut riset Bank Dunia dan McKinsey, Indonesia membutuhkan pekerja terkait big data hingga 9 juta orang untuk periode 2015-2030.  Maka, kehadiran Hacktiv8 di ini ada untuk mencetak para Data Scientist profesional dan berkualitas.
 

Penulis : Redaksi
Editor: Redaksi
Berita Terkait